Skip to main content

Rindu


Jika engkau temui hurufku berserakan di persimpangan bacaanmu, maka ambilah, 
biarkan ia mengejanya, lantas engkau tahu rindu yang ingin aku sampaikan.

Jogja, 18 April 2018






Comments

Popular posts from this blog

Pertama Kali Naik Gunung: Entah Mereka yang Gila atau Saya yang Bloon

Saya masih ingat malam itu di pertengahan tahun 2019. Ketika tiba-tiba ada sebuah panggilan masuk melalui WhatsApp. Panggilannya singkat, bukan dari sales yang sedang menawarkan jasa pembuatan kartu kredit atau asuransi, bukan dari oknum yang mengaku-ngaku saudara untuk meminta uang karena sedang di kantor polisi, atau penelpon misterius yang menginformasikan saya menang undian berhadiah dan harus segera mentransfer biaya pajaknya. Melainkan panggilan ini berasal dari salah seorang teman kampus yang kurang lebih isinya begini: “Jau ikut muncak yuk.” “Gass, kapan nih?” “Mantull, nanti jam setengah 12 aku jemput ya.” Malam itu, saya sedang duduk santai di kamar indekos usai mengerjakan tugas kuliah. Sebagai seorang mahasiswa yang rajin, saya memang biasa tertib mengerjakan tugas. Semasa kuliah sering saya kerjakan tugas ketika hari esok deadline, biar tugasnya masih fresh pikir saya. Seringnya berkutat dengan kegiatan perkuliahan, sehingga saya rasa perlulah sekali-kali healing dengan ik...

#2 Kataindera: Berinvestasi Pada Kenyamanan

Belakangan gue lagi banyak banget pekerjaan, yang hampir setiap hari seperti diberondong habis-habisan. Bekerja disalah satu e-commerce yang dibilang menjadi  salah satu idolanya warga +62 memang gampang susah. Apalagi saat menjelang event (1.1, 2.2, ..dst) dan setelahnya masih dikeroyok pekerjaan yang membabi buta. Maklum event seperti ini layak dipanggil hari belanja nasional bulanan. Biasanya paling ramai dari 8.8, 9.9, sampai 12.12 yang konon menjadi puncak hari netizen belanja. Banyaknya kerja porsi WFH dari pada WFO tentu membuat gue lebih sering menghabiskan waktu berjam-berjam di rumah. Seringkali tidak terasa aktifitas tersebut membuat badan sakit semua lantaran seharian otot-otot tegang karena menanggung beban hidup badan. Tak sampai disitu beban akan semakin terasa ketika mendekati tanggal tua. Maklum gue anak kosan yang hidup di ibukota tentu segala kebutuhan harus terencana. Lah gimana egga kalo tiba-tiba budget bulanan abis ditengah jalan. Bisa makan mie instant tia...

#1 Kataindera: Buat Kalian para Generasi Sandwich

Pada tulisan kali ini gue ingin bahas soal sandwich generation, lebih tepatnya bagaimana menyikapi ketika kita emang berada diposisi ini. Mungkin bagi kalian yang masih belum tahu tentang apa itu generasi sandwich dan kenapa gue tertarik untuk ngebahas ini, akan gue jelasin dulu. Karena ini penting menurut gue, kita yang secara udah ditakdirkan diposisi ini harus memiliki persiapan sedini mungkin. Soal Sandwich Generation, istilah ini pertama kali dikemukakan oleh Dorothy A Miller pada  tahun 1981. Melalui tulisannya The Sandwich Generation: Adulth Children of The Angingi . Jadi pakdhe Miller ingin menyoroti sekelompok orang yang berada diposisi keharusan merawat orang tua yang sudah berumur dan merawat anak dan istri. Nah sekelompok orang ini berada dikondisi terjebak dimana harus mengurusi dirinya dan pasangannya serta generasi sebelum dan sesudahnya. Posisi inilah yang membuat mereka disebut Sandwich Generation. Mungkin lebih populer di barat dengan makanan roti yang memiliki an...